STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep

STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep
Inovasi Menembus Batas Dunia - Menuju Institut Terkemuka di Madura

Umum 21 Nov 2020
By PUSDATIN

Webinar Nasional Literasi Keuangan Bekerjasama dengan Banggar DPR RI dan OJK Regional IV Jawa Timur

Webinar Nasional Literasi Keuangan Bekerjasama dengan Banggar DPR RI dan OJK Regional IV Jawa Timur

(MH Said Abdullah, Sebagai Keynot Speaker Dalam Webinar Literasi Keuangan)

PUSDATIN - STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep - Kerjasama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) RI dan DPR RI. menggelar Webinar Nasional Literasi Keuangan dengan tema “Strategi Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat  dalam Pembangunan Ekonomi Kabupaten Sumenep” bagi civitas akademik perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep dan juga masyarakat pada umumnya, Selasa (17/11/2020).

Webinar ini merupakan upaya OJK untuk terus mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan literasi keuangan di tengah pelemahan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Sambutan yang disampaikan oleh ketua STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep K. Ubaidillah Cholil, M.Pd.I., M.H.I mengatakan bahwa saat ini, secara global kita berada di era penuh dengan ketidakpastian, rumit, kompleks, serba tidak jelas, dan arus informasi begitu dahsyat yang diterima. Untuk itu, literasi keuangan sangat dibutuhkan sebagai informasi, pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan.

Dengan literasi keuangan, kita lebih tahu produk-produk keuangan, lebih yakin menentukan pilihan produk keuangan, meminimalisir penipuan bagi yang menawarkan hal-hal menggiurkan/menarik. Merujuk survei OJK, tingkat literasi keuangan di Indonesia, masih relatif rendah sekitar 38% di tahun 2019. “STAIM Tarate Sumenep, sangat gembira mendapat kesempatan menjadi host Webinar Nasioanal ini dengan tema “Strategi Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat  dalam Pembangunan Ekonomi Kabupaten Sumenep”.

Melalui Webinar Nasional ini ketua STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep berharap adanya perubahan yang signifikan setelah mengikuti Webinar Nasional ini, para mahasiswa dan masyarakat umum khususnya Kabupaten Sumenep bisa mendapat pengetahuan dan semakin terbuka wawasannya dalam memilih instrumen keuangan untuk menabung dan berinvestasi, sehingga dapat berpartisipasi mendukung kegiatan dalam pembangunan perekonomian yang berkualitas di Kabupaten Sumenep. Pandemi Covid-19 sudah mengubah cara hidup dari berbagai hal. Tetapi, literasi keuangan tidak boleh ketinggalan, justru semakin penting belajar dari wabah ini. Literasi keuangan bagi milenial dianggap penting, karena milenial sebagai penerus bangsa dan sebagai critical economic players, tingkat literasi keuangan yang rendah baru 38%, lebih rentan secara finansial, tidak mempersiapkan dana darurat, dan pentingnya waspada investasi ilegal.  

Untuk mencapai financial freedom dalam membangun perekonomian Kabupaten Sumenep, menurut K. Ubadidillah Cholil, M.Pd.I., M.H.I dalam sambutannya secara edukatif mau tidak mau pemerintah maupun swasta harus lebih memahami betul kondisi keuangan, karena kebebasan finansial tidak diukur dari besarnya pendapatan melainkan pendapatan itu bisa menutupi segala kebutuhan masyarakatnya.

Kegiatan virtual ini dihadiri oleh 333 peserta dari mulai kalangan mahasiswa, akademisi, pelaku bisnis dan yang lainnya. Webinar Nasional ini dibilang sangat menarik karena yang ikut bergabung tidak hanya masyarakat Sumenep itu sendiri akan tetapi dihadiri secara virtual oleh saudara-saudara kita diluar sana mulai dari Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB sampai dengan Papua. Hadir sebagai narasumber utama, MH. Abdullah Said (Ketua Badan Anggaran DPR RI), Bambang Mukti Riyadi (Kepala Regional IV OJK Jawa Timur) dan Mohammad Sholeh, M.Pd (Moderator).

Ketua Badan Anggaran DPR RI, MH. Said Abdullah dalam pandangannya mengatakan bahwa masa pandemi Covid-19 ini tidak hanya Indonesia saja yang mengalami krisis tapi seluruh dunia kenak dampaknya, maka dari itu kita diminta untuk tetap optimis dan produktif melalui adaptasi pelaksanaan kegiatan dengan memanfaatkan kanal teknologi ini, dapat meningkatkan perluasan dampak literasi dan inklusi keuangan masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Sementara MH Said Abdullah menyinggung soal kebijakan pemerintah terhadap UMKM di tengah pesatnya pertumbuhan Industri Financial Technology. Menurutnya, Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mendefinisikan literasi keuangan sebagai pengetahuan tentang konsep keuangan, keterampilan, motivasi serta keyakinan.

“Pada kenyataannya tidak hanya Sumenep, tidak hanya Indonesia, tetapi seluruh dunia mengalami masalah perekonomian akibat adanya wabah Covid-19 ini. Maka pemahaman literasi keuangan tidak hanya dipahami pemerintah, tetapi masyarakat juga,” katanya.

Said menyebut pemerintah telah menyediakan Rp200 triliun untuk mengganjal perut rakyat. Anggaran itu juga untuk mensupport program UMKM. Ia berharap dampaknya terhadap perekonomian akan tetap kembali stabil setelah mewabahnya Covid-19.

Tema “Strategi Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat  dalam Pembangunan Ekonomi Kabupaten Sumenep” disampaikan MH. Said Abdullah. Menurutnya, literasi keuangan merupakan hal penting untuk dimiliki, terlebih di tengah pelemahan ekonomi secara global agar masyarakat umum memahami pentingnya penyediaan dana darurat. Serta, lanjutnya, kritis dan selektif terhadap tawaran investasi termasuk dari influencer, sehingga terhindar dari investasi ilegal dengan ciri tidak legal dan tidak logis. Peningkatan literasi keuangan memang sangat penting di masa krusial ini, karenanya MH. Said Adullah berpesan pada Ketua STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenp K. Ubaidillah Cholil, M.Pd.I., M.H.I dan Kepala Regional IV Jawa Timur Bapak Bambang Mukti Riyadi bahwa OJK harus menggalakkan kegiatan edukasi sebagai program prioritas ke kampus-kampus untuk memberikan pesan ke milenial-milenial," tutur MH. Said Abdullah (17/11/2020).

Melengkapi pentingnya peningkatan literasi keuangan, menurut Bapak Bambang Mukti Riyadi bahwa OJK  (Otoritas Jasa Keuangan) butuh sebuah kerjasama yang berkelanjutan dengan kampus dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak ragu lagi dalam menginvestasikan uangnya. Melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan literasi keuangan di Kabupaten Sumenep meningkat, selanjutnya semakin percaya diri dalam memanfaatkan ragam produk dan layanan keuangan. [Nurul Huda/Pusdatin]

Link YouTube Webinar : STC (STAIM TARATE CHANNEL)

Link Berita : UPDATEJATIM.NET

 

INFORMASI KAMPUS :

STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep
Menuju Institut Terkemuka di Madura

Jalan Pesantren No 11
Tarate Pandian Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur - Indonesia
Telp : +62 878 - 7030 - 0328 / WA : +62 81 776 - 883 -730 / +62 823 - 3483 - 4806

Website : http://www.staimtarate.ac.id

E-mail 1 : official@staimtarate.ac.id 

E-mail 2 :  staimtarate.official@gmail.com

 

SOSIAL MEDIA

 

AGENDA KEGIATAN